Juli 2024 - Januari 2026
Serial komik strip Cari Kebaikan (CAKEB) merupakan program unggulan Direktorat Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (KOMHUMAS) Universitas Islam Bandung yang diunggah secara rutin di akun media sosial Instagram resmi UNISBA (@universitasislambandung). Proyek ini bertujuan menyampaikan nilai-nilai kebaikan, akhlak mulia, dan pesan-pesan Islami melalui media komik yang ringan, menarik, dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan, terutama generasi muda.
Penulis dipercaya sebagai komikus tunggal yang bertanggung jawab atas seluruh proses produksi serial ini, mulai dari tahap perencanaan ide, pembuatan sketsa, pewarnaan, hingga finalisasi. Serial CAKEB menjadi salah satu bentuk inovasi dakwah digital UNISBA sekaligus memperkuat citra kampus sebagai perguruan tinggi Islam yang kreatif dan dekat dengan mahasiswa.
Sebagai komikus serial CAKEB, tanggung jawab saya sebagai penciptanya mencakup seluruh alur produksi konten visual, di antaranya:
Perencanaan dan Ideasi Konten: Melakukan brainstorming ide cerita berdasarkan nilai-nilai Islami dan momen penting di setiap bulannya, seperti Hari Sumpah Pemuda, Hari Pahlawan, dan Hari Ibu.
Proses Kreatif Produksi Komik Strip: Membuat storyboard, sketsa kasar, inking (garis tegas), coloring digital, serta penambahan teks dan dialog menggunakan perangkat lunak PaintTool SAI Ver.2 dan Photoscape.
Koordinasi dan Revisi: Berdiskusi serta melakukan konsultasi rutin dengan editor/pembimbing guna memastikan konten aman dikonsumsi publik dan sesuai dengan reputasi UNISBA.
Finalisasi dan Pengunggahan: Menyiapkan file akhir dalam format yang sesuai dengan kebutuhan media sosial Instagram.
Pekerjaan dan konversi magang kuliah sebagai komikus serial CAKEB memberikan pengalaman profesional yang signifikan bagi penulis. Beberapa pencapaian yang dapat dicatat adalah:
Kontribusi Nyata dalam Dakwah Digital: Serial CAKEB menjadi salah satu program unggulan KOMHUMAS UNISBA yang secara rutin menyebarkan pesan-pesan kebaikan melalui medium kreatif.
Penguasaan Proses Produksi Konten: Penulis terlibat dalam seluruh tahapan produksi, mulai dari konsep hingga publikasi, yang memperkaya portofolio profesional di bidang komunikasi visual.
Penerapan Ilmu Komunikasi: Teori-teori komunikasi yang dipelajari di perkuliahan terbukti efektif dalam praktik produksi konten media sosial.
Penghargaan dan Pengakuan: Serial CAKEB memperoleh respons positif dari audiens dan memperkuat reputasi UNISBA sebagai kampus yang inovatif dalam berdakwah melalui media kreatif.
Proyek ini menjadi bukti bahwa teori komunikasi klasik maupun modern tetap relevan dan dapat diaplikasikan secara nyata dalam produksi konten kreatif berbasis nilai-nilai keislaman.
Serial CAKEB bukan sekadar proyek kreatif - ia juga menjadi jalan bagi saya untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan: mata kuliah magang (job training).
Awalnya, pekerjaan ini saya jalani sebagai komikus lepas di bawah Direktorat KOMHUMAS UNISBA, dimulai dari obrolan santai dengan Pak Firmansyah, S.I.Kom., M.Si, seorang dosen dan pimpinan HUMAS pada Maret 2024. Saat itu saya menawarkan diri sebagai ilustrator untuk publikasi komik strip di akun resmi UNISBA. Ide ini disambut baik, dan lahirlah serial Cari Kebaikan (CAKEB) dengan karakter utama Toyib.
Namun, di semester 5, saya sadar bahwa saya membutuhkan tempat magang untuk memenuhi syarat akademik - dan batas registrasi sudah di ujung mata. Alih-alih mencari tempat baru, saya berpikir: "Kenapa enggak kerjaan yang sedang saya jalani ini dijadikan magang?"
Pada 22 September 2025, saya menghubungi Pak Firmansyah. dan Kang Ian Saptani, S.Tr.Ds., mengetahui mereka adalah tenaga kehumasan UNISBA untuk berkonsultasi. Beruntungnya: bisa. Saya diarahkan ke Sekretaris Prodi FIKOM, Ibu Indri Rachmawati, S.Sos., M.Ikom, dan akhirnya diizinkan untuk mengonversi pekerjaan sebagai komikus CAKEB menjadi mata kuliah magang. Penilaian dilakukan langsung oleh KOMHUMAS UNISBA sebagai institusi tempat saya bekerja.
Proses konversi ini bukan tanpa tantangan. Di tengah jalan, terjadi pergantian struktur organisasi di KOMHUMAS - Kang Iyan dan Pak Firmansyah tidak lagi menjabat di posisi sebelumnya. Saya harus beradaptasi dengan cepat, mencari informasi, dan berkoordinasi dengan pimpinan baru, Ibu Dr. Ratri Rizki Kusumalestari., S.Sos., M.I.Kom., untuk memastikan kelancaran administrasi.
Akhirnya, pada periode September - Desember 2025, saya resmi menjalani job training sebagai komikus serial CAKEB. Selama tiga bulan, saya memproduksi tiga episode yang diunggah ke Instagram UNISBA: Sang Pendamai (Sumpah Pemuda), Terus Berjuang (Hari Pahlawan), dan Motivasi Sang Ibu (Hari Ibu).
Pengalaman ini mengajarkan saya bahwa peluang tidak selalu datang dalam bentuk yang sudah jadi - kadang kita harus menciptakannya sendiri, bahkan dari sesuatu yang sudah kita kerjakan sehari-hari.
Formulir Penilaian Aplikasi/Job Training Riza Nurwahid
Pengerjaan serial CAKEB tidak lepas dari penerapan berbagai konsep komunikasi yang penulis pelajari selama perkuliahan di Program Studi Ilmu Komunikasi UNISBA. Beberapa di antaranya adalah:
Model Komunikasi Lasswell (1948): Who says what in which channel to whom with what effect? Model ini digunakan untuk menganalisis struktur komunikasi CAKEB, mulai dari komunikator (tim KOMHUMAS dan komikus), pesan (nilai kebaikan Islami), media (Instagram), audiens (mahasiswa dan masyarakat umum), hingga efek (penguatan citra dan peningkatan engagement).
Pendekatan Persuasi Aristoteles: Serial CAKEB menerapkan tiga pilar persuasi klasik - Ethos (kredibilitas melalui dukungan institusi resmi), Pathos (emosi melalui humor dan situasi akrab), serta Logos (logika melalui pesan moral yang masuk akal).
Komunikasi Massa & Media: CAKEB termasuk dalam kategori komunikasi massa karena pesan disampaikan kepada khalayak luas melalui platform Instagram UNISBA dengan jumlah pengikut lebih dari 57 ribu orang. Elemen ini juga mencakup pemahaman tentang delayed feedback dan pemanfaatan medium itu sendiri sebagai pesan (the medium is the message, McLuhan, 1964).
Public Relations & Strategi Komunikasi Publik: Penerapan segmentasi audiens (Gen Z) dengan pendekatan komunikasi dua arah yang simetris (Grunig & Hunt, 1984) menciptakan dialog setara antara institusi dan publik, sehingga pesan kebaikan tersebar tanpa terkesan menggurui.
Desain Komunikasi Visual: Mata kuliah ini berperan penting dalam pemilihan teori warna, komposisi panel, dan penciptaan karakter yang sesuai dengan kaidah desain komunikasi visual.
Serial CAKEB mengusung gaya visual yang khas dan mudah dikenali. Karakter utama bernama Toyib (Itoy) digambarkan sebagai figur santai namun selalu dihadapkan pada dilema sehari-hari mahasiswa. Gaya gambar yang digunakan cenderung coret-coret dan santai, berbeda dengan gaya korporat pada umumnya.
Pendekatan ini merupakan keputusan strategis untuk menciptakan efek keakraban dengan audiens Gen Z, mengacu pada prinsip Mere Exposure Effect (Zajonc, 1968) dan Processing Fluency (Reber, Schwarz, & Winkielman, 2004). Dengan kata lain, gaya visual yang sederhana dan familiar secara psikologis lebih mudah diterima dan disukai oleh publik.
Secara naratif, CAKEB menggunakan alur yang ringan dengan plot twist komedi di akhir setiap strip. Sebagai contoh, pada episode "Terus Berjuang" yang bertemakan Hari Pahlawan, narasi tentang perjuangan fisik melawan penjajah berubah menjadi semangat "menghajar" Ujian Tengah Semester. Hal ini menunjukkan bahwa nilai perjuangan masih relevan dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa.
Toyib (Itoy)
Pang
Mikel
Ayu (Dek Ayu)
Pak Dol
Teo
Pak RT
Filip
Bani